Beritakota.id, Bandung – Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (KPALH) Gandawesi Keluarga Mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi melepas peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Gandawesi XXXVIII tahap lapangan di Helipad FPTI, Kampus UPI, Bandung.
Sebanyak lima mahasiswa mengikuti rangkaian Diksar Gandawesi XXXVIII. Mereka adalah Shandra dari Pendidikan Teknik Agroindustri angkatan 2024, Arrafiq dari Pendidikan Tata Boga 2024, Aulia Putri dari Teknik Sipil 2024, Dewi dari Pendidikan Teknik Mesin 2024, serta Haikal dari Pendidikan Teknik Otomotif 2024.
Komandan Latihan Diksar Gandawesi XXXVIII KPALH Gandawesi KM FPTI UPI, Roja Husni Amali, menegaskan pendidikan dasar ini dirancang untuk mencetak generasi muda pecinta alam yang memiliki kesadaran ekologis dan mampu berperan sebagai agen perubahan dalam menghadapi krisis iklim.
“Diksar Gandawesi bukan sekadar menguji ketahanan fisik, tetapi membentuk karakter mahasiswa yang berwawasan lingkungan, memiliki keberanian bersikap, serta kepekaan terhadap ancaman krisis iklim,” ujar Roja di Bandung, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Kepala Bakamla RI Resmi Buka Coast Guard Basic Training di Pusdiklatsarmil
Selama dua pekan, peserta akan menjalani pendidikan berbasis alam terbuka melalui sejumlah materi teknis dan pembentukan karakter. Kegiatan tersebut meliputi rock climbing dan rappelling di Tebing Citatah 48, long march menuju Hutan Sukawana, simulasi Search and Rescue (SAR), serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Selain itu, peserta juga akan mengikuti penyebrangan basah dan navigasi darat di Panaruban, penyebrangan kering, hingga Temu Besar Lapangan di kawasan Atap Ciater. Seluruh rangkaian dirancang untuk melatih kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan bertahan dan mengambil keputusan di medan krisis.
Roja menambahkan, nilai utama yang ditanamkan dalam setiap materi adalah etika lingkungan dan prinsip keberlanjutan. Hal ini bertujuan agar peserta mampu memahami relasi manusia dan alam secara utuh di tengah dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Pendidikan Dasar Gandawesi XXXVIII dijadwalkan ditutup dengan pelantikan anggota muda di Kampus FPTI UPI. Ia berharap para peserta dapat berperan aktif mengampanyekan pelestarian lingkungan serta mitigasi krisis iklim, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas. (***)

