Beritakota.id, Jakarta – Menyambut Ramadan 1447 H/2026 M, Dompet Dhuafa meluncurkan program sosial bertajuk “Bantu Rawat Kendaraan Ojek Online” (Ber-ojol) sebagai bagian dari kampanye besar “Berzakat itu Kalcer”. Program ini memberikan layanan servis gratis bagi ribuan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jabodetabek.
Sebanyak 1.447 unit motor ojol akan mendapatkan perawatan tanpa biaya dengan menggandeng 20 bengkel kecil sebagai mitra pelaksana. Program ini ditujukan bagi pengemudi dengan penghasilan di bawah Rp3 juta per bulan.
Ketua Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa, Sulistiqamah, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para pekerja sektor informal yang menggantungkan penghasilan dari kondisi kendaraan yang prima.
“Kami memberikan layanan servis gratis ribuan motor ojol dengan syarat dan ketentuan tertentu, salah satunya penghasilan di bawah Rp3 juta. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa bekerja dengan aman dan nyaman selama Ramadan,” ucap Sulistiqamah saat peluncuran di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (11/2).
Tak hanya mendapatkan layanan perawatan kendaraan, para pengemudi juga akan dilibatkan dalam program Tebar Zakat Fitrah. Setiap penerima manfaat akan memperoleh dua paket zakat, satu untuk diri sendiri dan satu lagi untuk dibagikan kepada tetangga atau kerabat yang membutuhkan.
“Dengan cara ini, mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut berperan dalam menebarkan kebaikan,” tambahnya.
Selain Ber-ojol, Dompet Dhuafa juga menghadirkan sejumlah program unggulan Ramadan lainnya, antara lain Tebar Zakat Fitrah, Yatim Remember, Recovery Sumatra, Borong Dagangan Saudaramu, dan Mudik Kalcer.
Untuk memastikan kampanye berjalan optimal, Dompet Dhuafa menerapkan strategi komunikasi 360 derajat. Kampanye dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari media luar ruang seperti billboard dan spanduk, kajian di lingkungan sekolah dan perkantoran, hingga kolaborasi dengan media radio dan berbagai platform komunikasi lainnya.
Melalui rangkaian program tersebut, Dompet Dhuafa menargetkan dapat menjangkau 750.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sementara itu, target penghimpunan dana nasional selama Ramadan tahun ini mencapai Rp156,18 miliar, yang dikelola melalui 20 cabang di dalam negeri dan empat cabang luar negeri.
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat akan dilakukan secara profesional agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan program yang relevan dan pengelolaan yang baik, donasi dari masyarakat dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para mustahik,” ujarnya.
Untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi, Dompet Dhuafa menyediakan berbagai kanal donasi, mulai dari aplikasi digital yang terintegrasi dengan beragam metode pembayaran, layanan konter di pusat perbelanjaan, transfer bank, hingga layanan jemput zakat.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra pengelola zakat di seluruh Indonesia, termasuk kerja sama dengan Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia melalui program sedekah rutin.
Melalui kampanye “Berzakat itu Kalcer”, Dompet Dhuafa berharap semangat berbagi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk menebar manfaat dan memperkuat solidaritas sosial selama Ramadan.

