Beritakota.id, Brebes – Herkusnadi, terpilih sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Brebes periode 2026–2030. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Aula Kantor BKD Brebes, Ahad, (12/4/ 2026).
Pemilihan secara aklamasi itu menunjukkan kuatnya konsolidasi internal organisasi. Peserta Muscab menilai Herkusnadi sebagai figur yang mampu menyatukan kepentingan dan membawa FPTI Brebes ke arah yang lebih progresif.
Sekitar 40 peserta menghadiri forum tersebut. Mereka berasal dari delapan klub panjat tebing di delapan kecamatan, pegiat olahraga, serta perwakilan KONI Provinsi Jawa Tengah dan KONI Kabupaten Brebes.
Dalam sambutan perdananya, Herkusnadi menyatakan kepemimpinannya akan mengikuti arah pembangunan daerah, terutama program “Brebes Beres”. Ia menegaskan organisasi tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat.
Program kerja ke depan, kata dia, akan difokuskan pada penguatan organisasi, peningkatan pembinaan atlet usia dini, serta target prestasi di ajang seperti POPDA, Porkab, dan Porprov. Partisipasi masyarakat dalam olahraga panjat tebing juga akan diperluas.
Menurut Herkusnadi, panjat tebing memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan kompetitif.
Muscab ini juga menjadi penanda berakhirnya kepemimpinan Dr. H. Moh. Syamsul Haris, M.Hum, yang telah menjabat selama dua periode sejak 2017. Serah terima kepemimpinan berlangsung khidmat.
Selama memimpin, Syamsul Haris dinilai berhasil memperkuat fondasi organisasi, mulai dari pembinaan atlet hingga peningkatan eksistensi FPTI Brebes di berbagai kompetisi.
Pelaksanaan Muscab berlangsung tertib dan demokratis sejak pagi hingga siang hari. Kehadiran berbagai unsur dinilai memperkuat legitimasi forum sebagai pengambil keputusan tertinggi di tingkat kabupaten.
FPTI Brebes menilai potensi panjat tebing di daerah cukup merata. Keberadaan klub di delapan kecamatan menjadi modal penting dalam pembinaan atlet ke depan.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, organisasi ini optimistis mampu meningkatkan prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, FPTI juga diharapkan berperan dalam mendorong gaya hidup sehat. Olahraga panjat tebing dinilai tidak hanya menuntut kekuatan fisik, tetapi juga ketahanan mental dan fokus.
“Kami ingin FPTI Brebes tidak hanya berprestasi, tetapi juga membina dan menginspirasi masyarakat,” kata Herkusnadi.

