Beritakota.id, Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebanyak 10 ruas tol fungsional sepanjang 291,13 kilometer serta 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) fungsional disiapkan guna mengurai kepadatan lalu lintas saat arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan melalui kerja sama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mempercepat penyelesaian konstruksi sejumlah ruas tol strategis agar dapat difungsionalkan secara terbatas selama periode mudik.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembukaan tol fungsional merupakan upaya meningkatkan kapasitas jaringan jalan sekaligus mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik.
“Langkah ini dilakukan untuk menambah kapasitas jaringan jalan tol sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas utama,” ujar Dody.
Baca juga: Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, 22 Juta Orang Bergerak dalam Sehari
Secara keseluruhan terdapat 10 ruas tol konstruksi yang berpotensi difungsionalkan dengan total panjang sekitar 291,13 km yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Daftar 10 Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026
Sumatera
Di Pulau Sumatera terdapat tiga ruas tol yang akan difungsionalkan dengan total panjang sekitar 90,73 km, yaitu:
1.Sigli–Banda Aceh (24,67 km)
Progres konstruksi mencapai 94,25 persen dan akan difungsikan dua jalur dua arah untuk semua golongan kendaraan.
2.Palembang–Betung (53,20 km)
Progres 90–91 persen, dioperasikan dua jalur dua arah khusus kendaraan Golongan I (non-bus).
3.Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (12,86 km)
Telah mencapai progres 100 persen dan siap digunakan dua jalur dua arah untuk seluruh kendaraan.
Pulau Jawa
Di Jawa terdapat enam ruas tol fungsional dengan total panjang sekitar 148,03 km, meliputi:
4.Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 (24,08 km) – progres 100 persen.
5.Probolinggo–Banyuwangi Seksi 3 (25,60 km) – progres 95,98 persen, khusus Golongan I.
6.Serang–Panimbang Seksi 2 (24,17 km) – progres 98,10 persen, satu jalur satu arah.
7.Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga Karangtengah (4,97 km) – progres 71,95 persen.
8.Jakarta–Cikampek II Selatan (52 km) – difungsikan khusus arus balik dari Sadang menuju Jakarta.
9.Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.2B (12,23 km)
10.Yogyakarta–Bawen Seksi 6 (4,98 km) dengan sistem satu arah khusus kendaraan Golongan I.
Di Kalimantan, pemerintah menyiapkan Akses Tol IKN sepanjang 52,37 km yang sebagian telah rampung hingga 100 persen dan akan difungsikan dua jalur dua arah untuk kendaraan Golongan I.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian menegaskan pengoperasian tol fungsional akan dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi lalu lintas.
“Pengaturan dan skema lalu lintas, baik satu arah maupun dua arah terbatas, akan diterapkan sesuai diskresi Kepolisian, termasuk waktu operasionalnya,” jelas Wilan.
15 Rest Area Fungsional Siap Layani Pemudik
Selain ruas tol, pemerintah juga menyiapkan 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) fungsional yang masih dalam tahap konstruksi namun siap digunakan selama periode mudik.
Rest area tersebut dilengkapi berbagai fasilitas dasar seperti:
-
area parkir
-
SPBU modular
-
tempat ibadah
-
toilet
-
tenant UMKM
Beberapa TIP yang sudah siap digunakan antara lain:
-
Sigli–Banda Aceh KM 37 A/B
-
Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat KM 99+800 A/B
-
Palembang–Betung KM 71 A/B
Selain itu terdapat TIP sementara di Tol Cipali KM 77B yang memanfaatkan bekas Gerbang Tol Cikopo dengan fasilitas parkir, toilet, tempat ibadah, dan tenant UMKM terbatas.
Di wilayah Jawa Tengah, rest area Semarang–Solo KM 439 A dan KM 444 B telah siap sepenuhnya dengan fasilitas tambahan seperti bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, dan ATM center.

