Beritakota.id, Tapanuli, Sumatera Utara – Pemerintah melalui Direktorat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat peran organisasi kemasyarakatan di daerah.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam rangkaian rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas yang digelar di dua lokasi berbeda, yakni di Gereja GKPI Sibalanga, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Hunian Sementara di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan sebanyak 200 paket bantuan sembako kepada pengurus Ormas dan kelompok masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana di kedua wilayah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tapanuli Utara Erikson Siagian bersama Sekretaris Badan Kesbangpol Tapanuli Tengah Fredy Hanjani Sitompul, serta Kasubdit Pengawasan dan Evaluasi Kinerja Ormas Ditjen Politik dan PUM Kemendagri Ferryan Mustaqim.
Baca juga: Pelajar Jadi Target Radikalisme Digital, Kemendagri Ingatkan Bahaya Media Sosial
Pemerintah menilai keterlibatan Ormas sangat penting dalam proses pemulihan pascabencana, terutama dalam membantu pemerintah daerah menjangkau masyarakat terdampak secara lebih cepat dan efektif.
Melalui kegiatan ini, Kemendagri mendorong agar organisasi kemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai wadah aspirasi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak solidaritas sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Selain memperkuat koordinasi pengawasan Ormas, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan dalam menangani persoalan sosial yang muncul akibat bencana.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Tapanuli dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan peran aktif Ormas dalam pembangunan sosial di daerah.

