Beritakota.id, Jakarta – Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus 25 tahun kiprahnya di dunia pendidikan, Putera Sampoerna Foundation menggelar PSF Education Summit bertajuk Transforming Lives, Shaping the Future di Jakarta, 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, komunitas pendidikan, penerima manfaat, hingga pelaku industri pendidikan dan teknologi guna memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Berdasarkan data World Bank melalui laporan Education Equity in Indonesia, masih banyak siswa berpotensi tinggi yang belum memperoleh kesempatan berkembang secara optimal akibat kualitas dan akses pendidikan yang belum merata, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya.

Di sisi lain, akses terhadap pendidikan tinggi juga masih menjadi tantangan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan Gross Enrollment Ratio (GER) pendidikan tinggi Indonesia baru mencapai 32,89 persen pada 2025. Angka tersebut menandakan lebih dari separuh kelompok usia kuliah masih belum mengenyam pendidikan tinggi.

Kesenjangan akses pendidikan dinilai semakin dirasakan oleh kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, siswa dari daerah, hingga generasi pertama yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Mewakili Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Seksi Pendidik Bidang PTK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Juwarto, mengapresiasi komitmen PSF dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional.

“Saat ini pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), guru tetap menjadi kunci utama transformasi pendidikan,” ujar Juwarto.

Melalui kegiatan tersebut, PSF menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, memperkuat kapasitas guru, serta membangun kolaborasi berkelanjutan untuk menciptakan dampak nyata bagi pendidikan Indonesia.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Gandeng Putera Sampoerna Foundation Tingkatkan Kualitas Guru dan Sekolah

Head of Program & GuruBinar PSF-SDO, Juliana, menyebut pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa sehingga kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas pendidikan perlu terus diperkuat.

“Pengembangan kapasitas guru juga harus terus ditingkatkan karena guru merupakan kunci utama dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas,” katanya.

Selama 25 tahun, PSF mencatat telah menyalurkan lebih dari 53 ribu beasiswa serta program pengembangan guru yang menjangkau lebih dari 34 provinsi di Indonesia.

Salah satu penerima manfaat program beasiswa PSF, Tinton Galih Yudhianto, yang kini menjabat Director of Partnership & Communications Konservasi Indonesia, mengaku kesempatan pendidikan telah mengubah cara pandangnya terhadap masa depan.

“Pendidikan adalah paspor untuk meraih kehidupan yang lebih baik, bukan hanya dari segi pengetahuan tetapi juga karakter dan cara berpikir,” ujar Tinton.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Temas 02 Kota Batu, Iswatul Khoiriyah, yang mengikuti program pelatihan guru GuruBinar PSF, mengatakan pelatihan tersebut membantunya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih adaptif di era digital.

Selain pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan, pemanfaatan teknologi pendidikan atau education technology juga dinilai semakin penting dalam mendukung pembelajaran yang adaptif.

Penulis buku sekaligus CMO Smartick Indonesia, Waitatiri, mengatakan pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi kebutuhan penting agar generasi muda mampu berpikir kritis dan bijak menghadapi era digital.

Rangkaian acara PSF Education Summit juga diisi workshop strategi pembelajaran bertajuk “Kolaborasi dan Visualisasi Pembelajaran di Era Digital” yang difokuskan pada penguatan kapasitas guru agar mampu mengajar secara lebih efektif dan berdampak.

“Kami berharap acara ini menjadi ruang untuk memperkuat dialog dan kolaborasi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia,” tutup Juliana. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *