Beritakota.id, Jakarta – RS Premier Jatinegara (RSPJ) menyatakan dukungannya terhadap implementasi sistem Single Card yang diperkenalkan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) pasca transformasi dan rebranding perusahaan sebagai bagian dari ekosistem Indonesia Financial Group (IFG).

Komitmen tersebut ditandai melalui kunjungan dan seremoni bersama yang berlangsung di RS Premier Jatinegara, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara rumah sakit dan penyedia layanan asuransi kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.

Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen kedua institusi. Dari pihak Asia OneHealthcare Indonesia dan RS Premier Jatinegara hadir Country CEO Asia OneHealthcare Indonesia, Alouisius Maseimilian, S.E., MBA, MSc., Ph.D., CFA., CDCAP., FISQua., CHAE, VP of Business Development & Marketing Asia OneHealthcare Indonesia Putra Dermawan, serta Hospital CEO RS Premier Jatinegara dr. Yustinus Henry Yogatama, MM.

Sementara dari pihak Inhealth hadir Direktur Kepatuhan sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama Inhealth Marihot H. Tambunan dan Direktur Bisnis Individu sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Bisnis Korporasi IFG Life Fabiola Noralita.

Marihot H. Tambunan menjelaskan bahwa transformasi Inhealth dalam ekosistem IFG turut diikuti dengan penguatan layanan dan percepatan digitalisasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan kartu kepesertaan dengan identitas baru melalui sistem Single Card yang mulai berlaku sejak 2 Juni 2026.

“Melalui implementasi Single Card, seluruh peserta menggunakan format kartu yang sama sehingga proses pelayanan menjadi lebih mudah dan efisien. Kami mengapresiasi kesiapan RS Premier Jatinegara dalam melakukan penyesuaian sistem untuk mendukung implementasi ini,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Hospital CEO RS Premier Jatinegara, dr. Yustinus Henry Yogatama, MM, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan berbagai penyesuaian sistem guna mendukung masa transisi kepesertaan dan memastikan layanan tetap berjalan optimal.

Baca juga: RS Premier Jatinegara Salurkan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah Jatinegara

“Integrasi sistem ini diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih lancar bagi peserta asuransi, mulai dari proses administrasi hingga akses ke berbagai layanan unggulan yang tersedia di RS Premier Jatinegara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran manajemen kedua institusi juga melakukan peninjauan ke area layanan khusus peserta Inhealth yang telah menggunakan identitas visual baru. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya implementasi Single Card di lingkungan RS Premier Jatinegara.

Ke depan, RS Premier Jatinegara dan Inhealth berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi melalui pengembangan sistem digital, peningkatan efisiensi proses klaim, optimalisasi koordinasi manfaat, serta penguatan layanan unggulan guna mempermudah akses layanan kesehatan bagi peserta.

RS Premier Jatinegara merupakan bagian dari Asia OneHealthcare, jaringan layanan kesehatan regional yang berkomitmen menghadirkan pelayanan medis berkualitas tinggi. Sejak melayani masyarakat pada 1989, rumah sakit ini konsisten menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien.

Komitmen tersebut diperkuat melalui perolehan akreditasi KARS serta sertifikasi Halal dari BPJPH, yang menjadi bukti bahwa layanan kesehatan yang diberikan tidak hanya berkualitas tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan pasien.

RS Premier Jatinegara memiliki sejumlah layanan unggulan berbasis keahlian multidisiplin, antara lain layanan jantung dan bedah jantung, saraf dan bedah saraf, ortopedi dan traumatologi, urologi, pencernaan dan bedah pencernaan, pendengaran dan bedah telinga, layanan mata (Eyecentric), estetika dan bedah plastik, pernapasan dan gangguan tidur, ibu dan anak, serta alergi dan imunologi.

Seluruh layanan tersebut didukung teknologi medis modern dan dokter spesialis berpengalaman untuk menghadirkan solusi kesehatan yang komprehensif, terpercaya, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *