Beritakota.id, Pontianak – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB Koperasi) semakin agresif memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM nasional melalui dukungan pembiayaan dan penguatan kelembagaan berbasis potensi lokal.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi LPDB Koperasi dalam kegiatan Heritage in Motion: Collective, Culture, Craft & Culinary yang digelar Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kalimantan Barat di Pontianak, Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat itu, LPDB Koperasi menghadirkan booth Coaching Clinic sebagai pusat edukasi, konsultasi, dan pendampingan bagi masyarakat serta pelaku koperasi terkait akses pembiayaan dana bergulir dan strategi pengembangan usaha berbasis komunitas.
Baca Juga: LPDB Dorong Koperasi Suporter Sepak Bola, Dari Tribun Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Booth layanan tersebut bahkan mendapat perhatian langsung dari Selvi Gibran Rakabuming yang meninjau area layanan LPDB Koperasi di sela kegiatan.
Kehadiran Selvi menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan di daerah.
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Krisdianto, menegaskan partisipasi LPDB dalam kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat daya saing koperasi nasional.
“LPDB Koperasi hadir sebagai bentuk komitmen untuk semakin dekat dengan koperasi dan masyarakat. Melalui booth Coaching Clinic ini, kami ingin memberikan ruang konsultasi dan edukasi agar koperasi semakin memahami akses pembiayaan dan penguatan kelembagaan,” ujar Krisdianto kepada Beritakota.id dalam keterangan persnya, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: Basnom Womenpreneur HIPMI Banten Resmi Dilantik, Siap Cetak Perempuan Pengusaha Tangguh
Menurutnya, koperasi kini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi motor pemberdayaan masyarakat yang mampu menghubungkan potensi budaya, kreativitas, hingga ekonomi lokal menjadi kekuatan pembangunan berkelanjutan.
Ia menilai Kalimantan Barat memiliki potensi besar di sektor wastra, kerajinan, dan kuliner yang dapat dikembangkan melalui model usaha koperasi modern dan produktif.
“LPDB siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat kapasitas dan pembiayaan koperasi agar mampu tumbuh berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Melalui layanan Coaching Clinic, LPDB Koperasi memberikan konsultasi langsung mengenai mekanisme pembiayaan dana bergulir, penguatan kelembagaan koperasi, hingga pendampingan awal bagi koperasi yang ingin mengakses pembiayaan nasional.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum strategis memperkuat ekosistem UMKM dan industri kreatif lokal di Kalimantan Barat, khususnya sektor berbasis budaya dan kerajinan daerah.
LPDB berharap literasi masyarakat terhadap koperasi modern semakin meningkat sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara koperasi daerah dengan ekosistem pembiayaan nasional.
Partisipasi LPDB dalam kegiatan Seruni di Pontianak juga menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi nasional dan global.

